Value Investing 101

Durasi Baca: 3 menit

Ada beberapa gaya investasi yang dapat Anda pilih untuk diikuti, tetapi value investing telah terbukti menjadi salah satu strategi paling sukses dari waktu ke waktu. Value investor tertarik untuk membeli saham perusahaan dengan fundamental yang kuat tetapi dinilai rendah oleh pasar. Ini disebut saham salah harga.

Value investor mencari saham yang salah harga. Value investor percaya bahwa pasar pada akhirnya akan menyadari nilai sebenarnya dari saham-saham ini, dan harga akan naik lagi agar sesuai dengan nilai sebenarnya.

Ada beberapa hal yang dinilai value investor dalam menentukan saham salah harga:

  1. Rasio harga saham terhadap pendapatan (PER) yang rendah. Perusahaan dengan PER di bawah 5x sangat menarik dan berpotensi salah harga. Namun, penting juga untuk membandingkan PER suatu saham dengan saham lainnya di industri yang sama. Perusahaan dengan pendapatan yang sehat dan harga saham yang rendah adalah target yang baik untuk analisis lebih lanjut.
  2. Harga saham lebih rendah dari nilai intrinsiknya. Nilai intrinsik dapat dianggap sebagai nilai sebenarnya dari saham perusahaan. Ini adalah perbedaan antara nilai intrinsik yang Anda nilai dari perusahaan dan nilai yang ada di pasar. Apakah Anda melihat nilai yang tidak disadari oleh pasar? Jika demikian, mungkin ini adalah peluang bagus.
  3. Rasio lancar (current ratio) minimal 200% atau 2 banding 1. Aset lancar setidaknya dua kali lebih tinggi dari kewajiban lancar. Aset lancar adalah kas dan aset lain yang diharapkan dapat dikonversi menjadi uang tunai, dijual, atau dikonsumsi dalam waktu 12 bulan. Sedangkan liabilitas / kewajiban lancar adalah kewajiban yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan.
  4. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) kurang dari satu tetapi ketentuan ini tentu saja dapat bervariasi tergantung pada masing-masing jenis industri dan keahlian manajemen untuk mengelola utang dengan baik. Secara umum, ekuitas perusahaan harus lebih besar dari jumlah utang. Perusahaan dengan utang berlebihan dapat berdampak pada munculnya risiko keuangan yang besar.
  5. Rasio harga saham / pendapatan terhadap pertumbuhan pendapatan (PEG) yang lebih rendah daripada perusahaan sejenis. Ingat bahwa PEG adalah rasio harga terhadap pendapatan dibagi dengan tingkat pertumbuhan pendapatan. Nilai ini dapat menunjukkan bahwa harga saham perusahaan tidak mencerminkan pertumbuhan pendapatannya. Rasio PEG kurang dari satu menunjukkan peluang bagus.
  6. Dividend yield tinggi. Dividend yield adalah dividen per saham dibandingkan dengan harga sahamnya. Targetkan perusahaan dengan dividend yield yang setara atau lebih tinggi daripada imbal hasil obligasi (rating AAA) jangka panjang. Dividend yield yang cukup besar adalah pertanda perusahaan yang sehat. Ini juga merupakan pertanda bahwa perusahaan sudah stabil dan matang (mature). Perusahaan baru yang sedang tumbuh lebih suka menginvestasikan kembali pendapatan mereka.

Sebagian besar nilai dalam bisnis dapat dengan mudah ditemukan atau dihitung. Menjadi value investor adalah tentang kesabaran dan disiplin tanpa dipengaruhi oleh emosi sesaat. Menentukan nilai intrinsik adalah bagian yang menantang. Luangkan waktu Anda dan asah pengetahuan investasi Anda. Ada banyak sumber yang merinci tugas yang menantang ini, salah satunya adalah blog ini.

Pastikan untuk memasukkan jaring pengaman dalam perhitungan Anda. Ketika Anda harus membuat perhitungan, seperti menghitung nilai intrinsiknya, tetaplah konservatif. Karena tidak ada cara untuk memastikan Anda benar, anggap Anda tidak benar dan sesuaikan hasil perhitungan Anda di sisi konservatif. Tidak apa-apa membiarkan beberapa perusahaan yang baik keluar dari genggaman Anda. Ini lebih baik daripada harus menanggung kerugian besar karena tergesa-gesa.

Jika Anda harus berlari lebih cepat dari harimau untuk menghindarinya dan perhitungan Anda menunjukkan bahwa Anda membutuhkan setidaknya 30 kaki untuk berlari lebih cepat, Anda mungkin berpikir untuk memiliki lebih dari 30 kaki. Mengapa? Anda mungkin saja membuat kesalahan dalam perhitungan sebelumnya atau gagal memperhatikan faktor-faktor lain seperti lumpur, batu, dan hal-hal lain yang dapat menghambat kecepatan lari Anda.

Tidak ada perhitungan sempurna yang dapat memastikan keberhasilan investasi Anda. Selalu sediakan ruang untuk kesalahan dan keadaan yang tidak terduga.

Banyak investor menganggap strategi value investing ini membosankan, tetapi dalam jangka panjang, value investor bisa sangat sukses. Value investing dapat menjadi strategi yang efektif untuk semua tingkatan investor. Temukan beberapa perusahaan bagus dengan harga murah dan lihat pertumbuhan portofolio Anda.

Leave a Reply